banner 728x250
Berita  

Cuaca Tak Menentu Dinkes Kaur Imbau Warga Waspadai DBD

banner 120x600
banner 468x60

KAUR, Garislintas.Com – Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Warga diminta aktif menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti untuk menekan risiko penularan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kaur, Sapuan Ilyas, SKM, MAP, mengatakan jumlah penderita DBD hingga September 2026 menunjukkan kecenderungan menurun. Meski demikian, kondisi cuaca saat ini tetap perlu diwaspadai karena berpotensi mendukung perkembangbiakan nyamuk pembawa virus dengue.

banner 325x300

“Memang sampai September tahun ini kasus DBD di Kabupaten Kaur bisa dikategorikan menurun, tetapi masyarakat jangan sampai lengah. Cuaca yang tidak menentu perlu diantisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Sapuan Ilyas.

Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat adalah menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air. Langkah tersebut perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah nyamuk berkembang biak, terutama di lingkungan permukiman.

Terkait pelaksanaan pengasapan atau fogging, Sapuan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Fogging dilaksanakan setelah ditemukan warga yang dinyatakan positif DBD melalui pemeriksaan laboratorium, dengan sasaran pengasapan dalam radius 100 meter dari lokasi penderita.

“Fogging dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan adanya kasus positif DBD, kemudian pelaksanaannya difokuskan pada radius 100 meter dari penderita. Namun, fogging bukan satu-satunya upaya pencegahan sehingga pemberantasan sarang nyamuk tetap harus menjadi perhatian masyarakat,” jelasnya.

Dinkes Kabupaten Kaur juga terus mengoptimalkan peran puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah untuk memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Melalui upaya tersebut, warga diharapkan semakin memahami pentingnya pencegahan DBD sejak dini serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit tersebut.

(SH)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *