Garis-Lintas. KAUR – Warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, menyampaikan empat usulan prioritas pembangunan saat kegiatan reses Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur, Mardianto, S.AP. Reses digelar pada Rabu, 30 April 2025, di Balai Desa Tanjung Agung dan dihadiri kepala desa beserta perangkat, tokoh masyarakat, dan puluhan warga.

Dalam kesempatan itu, masyarakat mengusulkan pembangunan jembatan gantung sepanjang 60 meter menuju lokasi persawahan, pembangunan tower penguat sinyal, pembangunan jalan trans Tanjung Agung, serta normalisasi anak Sungai Tanjung Agung yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas pertanian dan mencegah banjir.
“Empat usulan ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat kami. Jika jembatan dibangun, akses ke sawah lebih aman dan cepat. Begitu juga dengan penguatan sinyal yang dibutuhkan pelajar dan pelaku usaha online,” ujar Kepala Desa Tanjung Agung dalam sesi dialog bersama warga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Mardianto menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan warga. Ia menegaskan bahwa aspirasi ini akan kita usulkan sesuai mekanisme yg berlaku.p
“Kami dari DPRD akan mengawal usulan ini agar bisa masuk dalam agenda pembangunan daerah. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk menyuarakan kepentingan masyarakat di forum resmi pemerintah,” ujar Mardianto saat menutup sesi reses.
Reses ini merupakan bagian dari Masa Sidang Pertama Tahun 2025 DPRD Kabupaten Kaur, di mana para anggota dewan turun langsung ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi rakyat. Mardianto juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga. “Terima kasih atas antusias masyarakat yang luar biasa. Semangat seperti ini menunjukkan bahwa warga Tanjung Agung peduli terhadap pembangunan desanya,” pungkasnya.
(DS)


















