KAUR, Garislintas.Com – Upaya memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat di Kabupaten Kaur resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar kegiatan Open House sekaligus Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT), Kamis (30/7/2026), di Gedung Serba Guna (GSG) Sekolah Rakyat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, unsur Forkopimda yang terdiri dari Kapolres Kaur dan Dandim 0408/Manna-Kaur, perwakilan OPD Provinsi Bengkulu, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Kaur, tokoh adat, serta ratusan orang tua dan wali murid.
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid membuka secara resmi rangkaian kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang telah mewujudkan hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kabupaten Kaur. Menurutnya, sekolah berasrama ini menjadi jembatan masa depan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.
“Sekolah Rakyat hadir sebagai harapan baru pendidikan yang terbuka untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Dukungan dari seluruh elemen sangat kami harapkan agar generasi penerus kita mendapatkan pelayanan pendidikan berasrama yang layak dan berkualitas,” ujar Abdul Hamid.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penyambutan resmi bagi 259 siswa baru yang akan menempuh pendidikan lintas jenjang di Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Kaur. Para siswa dijadwalkan mengikuti program adaptasi dan pembentukan karakter berbasis asrama selama 10 hari ke depan. Selama MPLS, mereka akan dikenalkan dengan tata tertib, pemanfaatan sarana dan prasarana, budaya sekolah, hingga pembinaan karakter disiplin.
Dukungan terhadap program prioritas nasional ini juga datang dari jajaran legislatif pusat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI Erna Sari Dewi dan Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm. Dalam sambutannya, Destita menilai kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bukti nyata komitmen negara dalam menghadirkan pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat.
“Kami mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah yang luar biasa. Sebagai wakil daerah, kami berkomitmen terus mengawal pemenuhan kebutuhan sarana, prasarana, hingga program penunjang yang sesuai dengan tantangan masa depan anak-anak Kabupaten Kaur,” tegas Destita.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Kaur menjelaskan bahwa konsep Open House dipilih sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat mengenai kesiapan fasilitas pendidikan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat langsung kondisi asrama, ruang belajar, serta berbagai fasilitas penunjang yang telah disiapkan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas asrama dan ruang kelas, pertunjukan seni dari para siswa, serta ramah tamah antara tamu undangan, orang tua, dan pihak sekolah. Pemerintah Kabupaten Kaur berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi mampu menjadi tonggak lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing untuk membangun Bumi Se’ase Seijean. ( SH)


















