Kaur, Garis-Lintas.Com, – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kaur yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem Kaur, Firjan Eka Budi, menyoroti minimnya anggaran pemerintah pusat yang masuk ke Kabupaten Kaur. Menurutnya, kondisi ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Di sela-sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kaur pada Kamis, 27 November 2025, Firjan—yang akrab disapa Dang Ujang—menyampaikan harapannya kepada Bupati dan Wakil Bupati agar lebih kreatif dalam mengupayakan tambahan anggaran pusat. “Jangan hanya menunggu. Pemerintah daerah harus proaktif mencari peluang dana pusat,” ujarnya.
Firjan menilai bahwa kemampuan fiskal daerah yang terbatas tidak cukup menopang kebutuhan pembangunan. Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah-langkah strategis dari pemerintah daerah dalam memperjuangkan dukungan anggaran di kementerian maupun lembaga pusat.
Selain itu, Firjan berharap Kepala daerah harus kreatif dan berkolaborasi dengan baik bersama pihak legislatif agar menyiasati anggaran APBD yang sungguh minim demi kemajuan Kabupaten Kaur “Akan lebih baik bila duduk bersama. Masing-masing anggota dewan mungkin punya jalur yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan daerah,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa tanpa kerja sama dan strategi yang matang, pembangunan Kaur pada 2026 bisa menghadapi tantangan yang lebih berat. Kondisi saat ini, menurutnya, sudah cukup sulit dan berpotensi memburuk jika ketergantungan hanya pada Dana APBD.
“Jika hanya mengandalkan APBD yang digelontorkan pusat, pembangunan infrastruktur akan berjalan lambat. Ini harus kita antisipasi bersama,” tegas Firjan. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan kebutuhan masyarakat Kaur dapat terpenuhi.
(DS)


















