Kaur, Garislintas.com — Di tengah kesunyian Desa Linau, Kecamatan Maje, terdengar isak haru dari rumah sederhana milik pasangan MIDI dan Ida. Adik mereka, Iran, kini terbaring lemah dan harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Bengkulu untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, langkah keluarga ini tertahan karena ketiadaan biaya.
“Dokter menyarankan agar segera dibawa ke Bengkulu. Tapi kami bingung, uang belum ada,” ucap salah satu kerabat dengan mata berkaca-kaca.
Keluarga kecil ini hanya bisa pasrah sambil berharap ada tangan-tangan dermawan yang tergerak membantu. Kondisi ekonomi mereka yang pas-pasan membuat biaya pengobatan menjadi beban berat. Padahal, waktu terus berjalan, dan penyakit yang diderita Iran semakin mengkhawatirkan.
Melalui pesan yang beredar di grup warga dan media sosial, keluarga besar MIDI dengan segala kerendahan hati mengetuk hati masyarakat Kaur, terutama warga Linau, untuk bersama-sama membantu meringankan beban ini.
“Bagi siapa pun yang ingin membantu, bisa langsung menyalurkan donasi melalui rekening BRI atas nama Yusman Nidar (kakak) , nomor rekening 093801007180509,” tulis pesan yang kini mulai ramai dibagikan di grup warga.
Keluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas setiap doa dan bantuan yang diberikan. “Kami hanya bisa berdoa semoga Allah SWT membalas semua kebaikan bapak dan ibu dengan rezeki berlimpah serta kesehatan,” tutur salah satu anggota keluarga lirih.

