Site icon Garis Lintas

Ketua Komisi I DPRD Kaur Firjan Eka Budi Serap Aspirasi Warga Di Dua Desa

Garis-Lintas. KAUR – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kaur, Firjan Eka Budi, melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2025 di dua desa di Kecamatan Kaur Selatan, yakni Desa Jembatan Dua dan Desa Tanjung Besar, pada Rabu (30/4/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi mereka.

 

Dalam reses tersebut, Firjan yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai NasDem Kabupaten Kaur menyampaikan pentingnya kegiatan reses sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota dewan. “Reses ini adalah wadah resmi untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan kami. Semua masukan dari warga akan kami perjuangkan dalam pembahasan rencana pembangunan daerah,” ujar Firjan.

Warga Desa Jembatan Dua menyampaikan empat usulan prioritas yang mereka harapkan segera direalisasikan, yakni pembangunan bahu jalan, pembangunan tebar atau bendungan sepanjang 100 meter, pembayaran gaji rutin untuk perangkat desa, serta peningkatan dukungan untuk kegiatan PKK.

 

Kepala Desa Jembatan Dua, Asep Riyanto, menyambut baik kunjungan dan kepedulian Firjan terhadap desanya. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan bisa masuk dalam agenda pembangunan. “Kami sangat senang Pak Firjan datang langsung mendengarkan keluhan warga. Usulan yang kami sampaikan sudah lama menjadi kebutuhan mendesak,” kata Asep.

 

Sementara itu, warga Desa Tanjung Besar juga menyampaikan beberapa usulan penting, di antaranya pembangunan jalan sentra produksi menuju perkebunan Air Putih, bantuan peralatan untuk pelatihan UMKM bagi ibu-ibu, penyediaan bibit sawit gratis, serta lampu penerangan jalan di wilayah Latihan.

 

Firjan menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan semua aspirasi tersebut agar dapat terealisasi melalui program-program pembangunan daerah. “Semua usulan yang masuk dari Desa Jembatan Dua dan Tanjung Besar akan kami bawa ke DPRD dan dikawal sampai ke dinas terkait. Kita ingin pembangunan merata dan tepat sasaran,” tegasnya.

 

Reses tersebut menjadi sarana komunikasi efektif antara legislatif dan masyarakat. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga di dua desa tersebut.

(DS)

Exit mobile version