Garis-Lintas. Gresik – Sebuah peristiwa haru terjadi di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang bayi bernama Mahesa Aprillia Salsabilla diketahui menderita penyakit serius, namun sempat terkendala mendapatkan penanganan medis karena keterbatasan ekonomi keluarganya.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengatakan bahwa keluarga Mahesa kesulitan membawa sang bayi ke rumah sakit karena tidak memiliki cukup biaya.
“Keluarganya bingung dan terbatas secara biaya untuk membawa ke rumah sakit,” ujar AKBP Rovan dalam keterangan resminya, Jumat (16/5/2025).
Mengetahui hal tersebut, AKBP Rovan langsung bergerak cepat. Ia menginstruksikan timnya untuk segera mengirimkan ambulans dan membawa Mahesa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan penanganan medis.
“Saya juga pastikan, seluruh biaya pengobatan akan kami bantu sampai Mahesa sehat kembali,” tegasnya.
AKBP Rovan menambahkan, tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan setiap warga merasa terlindungi dan diperhatikan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dapat dirasakan masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat mereka membutuhkan bantuan kemanusiaan.
“Saya percaya kehadiran Polri harus bisa dirasakan, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga saat masyarakat butuh uluran tangan. Semoga Mahesa segera pulih dan keluarga diberi kekuatan,” pungkasnya.
(Red)

