Di tengah semangat boikot produk Israel yang sedang gencar dilakukan oleh umat Islam sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara di Palestina yang sedang mengalami tragedi genosida oleh Israel, tindakan yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kaur justru mengecewakan.
Sebagai salah satu instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyuarakan dukungan kepada Palestina, Dinas Kominfo Kabupaten Kaur justru membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) berupa minuman yang berasal dari produk Israel. Hal ini tentu saja menjadi sorotan dan perbincangan hangat di kalangan masyarakat, terutama umat Islam yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Di bulan suci Ramadan, ketika umat Islam sedang berusaha memperbanyak amal dan ibadah, Dinas Kominfo Kabupaten Kaur justru membagikan produk-produk yang menjadi simbol dari dukungan terhadap negara yang sedang merampas hak-hak rakyat Palestina. Keputusan ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh setiap individu, terutama oleh sebuah instansi pemerintahan.
Sebagai seorang jurnalis yang bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, saya merasa sangat menyayangkan atas kejadian ini. Dalam kondisi saat ini, di mana solidaritas terhadap Palestina semakin ditekankan dan dukungan terhadap boikot produk Israel semakin kuat, tindakan seperti ini hanya menambah luka bagi umat Islam yang merasakan penderitaan saudara-saudaranya di Palestina.
Tidak hanya dari kalangan masyarakat umum, Hendri, seorang aktivis dari LSM di Kabupaten Kaur, juga menanggapi hal ini dengan kesedihan yang mendalam. Baginya, menyambut hari kemenangan seharusnya merupakan momen untuk menunjukkan kepatuhan kepada Allah SWT dan solidaritas sesama umat Muslim. Dengan membeli produk-produk Israel, kita seolah-olah mendukung tindakan kezaliman yang dilakukan oleh negara tersebut terhadap Palestina.
Sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki rasa kemanusiaan, kita seharusnya lebih bijak dalam memilih produk yang kita konsumsi. Boikot terhadap produk Israel bukan hanya sekadar aksi simbolis, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari dukungan kita terhadap perjuangan kemerdekaan dan keadilan bagi rakyat Palestina. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan solidaritas dan dukungan kepada saudara-saudara kita yang tengah mengalami penderitaan. (Red)

