banner 728x250
Berita  

Mayat Pria Ditemukan Di Sungai Air Kendau Sahung

banner 120x600
banner 468x60

Kaur, Garislintas.Com – Warga Desa Ulak Bandung, Kecamatan Muara Sahung, Kabupaten Kaur digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran Sungai Air Kendau, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Nirwan (40), seorang petani yang merupakan warga Desa Ulak Lebar, Kecamatan Muara Sahung.

Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Muara Sahung Ipda Suharno, SH membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Korban sebelumnya diketahui berpamitan kepada istrinya untuk pergi mencari ikan setelah sahur.

banner 325x300

“Korban pamit kepada istrinya untuk mencari ikan. Namun hingga siang hari korban belum juga kembali ke rumah sehingga pihak keluarga mulai merasa khawatir,” ujar Ipda Suharno.

Sekitar pukul 15.00 WIB, dua warga yang sedang mencari dan membersihkan rebung bambu di sekitar aliran sungai, yakni Deka Permansyah (24) dan Rendi Apriansyah (15), melihat tubuh manusia tersangkut di batu besar di tengah aliran Sungai Air Kendau.

“Para saksi terkejut melihat adanya mayat laki-laki yang tersangkut di batu besar di aliran sungai, kemudian mereka segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Sahung,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Muara Sahung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan. Polisi juga meminta keterangan para saksi serta mengevakuasi korban ke Puskesmas setempat.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh di sungai. Pada tubuh korban ditemukan luka di bagian kepala tepatnya pada kening.

“Di sekitar lokasi juga ditemukan alat setrum ikan yang diduga milik korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang pergi mencari ikan,” Kata Kapolsek.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah serta membuat surat pernyataan tidak bersedia dilakukan autopsi,” Ipda Suharno menjelaskan.

Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (SH)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *