banner 728x250
Berita  

Polres Kaur Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026, Fokus Tekan Pelanggaran Dan Laka Lantas

banner 120x600
banner 468x60

KAUR, Garis-Lintas.Com, – Polres Kaur menggelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Nala 2026 di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres Kaur, Senin (2/2/2026) pagi. Apel ini menandai dimulainya pelaksanaan Operasi Keselamatan Nala 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Apel dipimpin Wakapolres Kaur Kompol Yosril Radiansyah, S.H., M.H selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat KBO Satlantas Ipda Sigit Purwanto dan Komandan Upacara Kanit Gakkum Satlantas Ipda Panco Agus Marco, S.H.

banner 325x300

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Bintuhan, Pabung 0408 Bengkulu Selatan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur, serta Kasat Pol PP Kabupaten Kaur. Peserta apel terdiri dari personel Polres Kaur, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur.

Dalam amanatnya, Wakapolres Kaur membacakan amanat Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, S.I.K., M.Tr.Opsla. Disampaikan bahwa Operasi Keselamatan Nala 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Operasi Keselamatan Nala 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 Februari hingga 15 Februari 2026, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, dengan tujuan menciptakan tertib berlalu lintas dan mendukung terwujudnya Asta Cita,” ujar Kompol Yosril.

Ia juga memaparkan bahwa berdasarkan data, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kaur mengalami peningkatan pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari jumlah pelanggaran, kejadian kecelakaan, maupun korban meninggal dunia dan luka berat.

“Pelanggaran lalu lintas masih didominasi kelengkapan surat kendaraan, penggunaan safety belt, serta pelanggaran rambu dan marka jalan,” jelasnya.

Dalam Operasi Keselamatan Nala 2026, Polres Kaur menetapkan sejumlah sasaran prioritas, di antaranya kendaraan dengan TNKB palsu, penggunaan strobo tidak sesuai peruntukan, pengendara tidak menggunakan helm dan safety belt, knalpot tidak sesuai spesifikasi, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, hingga kendaraan angkutan barang yang melebihi muatan.

Selain itu, operasi juga menyasar kelompok masyarakat terorganisir maupun tidak terorganisir, pengemudi angkutan umum, pelajar, mahasiswa, pedagang asongan, serta lokasi-lokasi yang disinyalir rawan aksi geng motor.

“Saya tekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas secara humanis, mengedepankan keselamatan, menghindari pungli, serta tidak menimbulkan komplain dari masyarakat,” tegas Wakapolres.

Apel gelar pasukan ditutup dengan doa, dilanjutkan pemasangan pita tanda operasi, serta foto bersama Wakapolres Kaur, Pejabat Utama Polres Kaur, dan para tamu undangan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.45 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.

(DS)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *